Kisah dan sejarah asal nama Pulau Tidung Kepulauan Seribu Jakarta

by sheilatour on January 27, 2015

Pulau Tidung saat ini merupakan salah satu icon wisata di Pulau Seribu bahkan di Jakarta, namanya yang semakin diperbincangkan oleh masyarakat membuat kita sering bertanya apa makna dibalik nama Pulau Tidung dan dari mana asalnya, setelah menelusuri banyak sumber, baik dari berita, artikel-artikel maupun menggali langsung informasi dari warga asli Pulau Tidung, ditemukanlah sebuah kisah menarik bahwa asal nama Pulau Tidung diambil dari nama salah satu suku di Kalimantan Timur.

Kisah dimulai pada masa penjajahan Belanda, dimana Pulau Tidung pernah dijadikan pemerintah kolonial Belanda  sebagai tempat pengasingan bagi orang-orang yang dianggap memberontak. Dimana pada era akhir abad 19 pemerintah kolonial Belanda telah mengasingkan beberapa orang dari Kalimantan, dan salah satunya kemudian diketahui bernama Radja Pandita seorang Raja dari suku Tidung,  sebuah suku dari kalimantan timur yang semula memiliki kerajaan yang disebut Kerajaan Tidung. Tetapi akhirnya punah karena adanya politik adu domba oleh pihak Belanda.

Kisah tersebut tersimpan tanpa diketahui oleh masyarakat, sampai pada tahun 2011 dimana perkembangan wisata Pulau Tidung dan kemajuan teknologi informasi nama Pulau Tidung terdengar di kalangan warga Malinau, keturunan suku Tidung dari Kalimantan Timur. Mengetahui keberadaan sebuah pulau bernama Pulau Tidung di Kepulauan Seribu tersebut, munculah rasa penasaran mereka. Maka pada tahun 2011 dilakukanlah penelitian dan kunjungan ke Pulau Tidung oleh masyarakat Malinau, dengan maksud mencari keterkaitan nama Pulau Tidung dengan nama suku mereka yaitu Suku Tidung Kalimantan timur.

Setelah diadakannya penelitian mendalam dan beberapa kali kunjungan ke Pulau Tidung oleh perwakilan masyarakat Malinau (keturunan suku Tidung Kalimantan), akhirnya terungkaplah kisah yang sangat menarik ini. Dimana telah ditemukannya lokasi makam Rajdja Pandita seorang raja suku tidung Kalimantan yang ditangkap Belanda pada akhir abad 19, dan baru diketahui keberadaanya setelah lebih dari satu abad. Untuk itu pada tahun yang sama yaitu tahun 2011, telah dilakukan acara pemindahan makam Raja Pandita dan menggunakan adat kebesaran dan tradisi suku/kerajaan Tidung.

Dengan terungkapnya kisah ini, pada akhirnya masyarakat mulai mengetahui bahwa asal usul nama Pulau Tidung berhubungan erat dengan keberadaan Radja Pandita yang merupakan seorang raja Suku Tidung dari Kalimantan Timur di Pulau Tidung Kepulauan Seribu Jakarta.

 

 

ARTIKEL TERKAIT :

Previous post:

Next post: