Mitos Jembatan Cinta Pulau Tidung

by sheilatour on March 10, 2015

Mitos Jembatan Cinta Pulau Tidung, dari judulnya saja Kita sudah tahu kalau yang diperbincangakan sifatnya adalah sesuatu yang belum merupakan fakta. Namun karena Jembatan Cinta sudah sedemikan melegenda dan diperbincangkan oleh banyak kalangan masyarakat, maka hal ini akanlah menjadi suatu bahasan yang menarik.

Jembatan Cinta sendiri sebenarnya hanyalah sebuah jembatan biasa pada umumnya, yaitu sebuah jembatan penghubung antara Pulau Tidung besar dengan Pulau Tidung kecil. Awalnya jembatan tersebut dibuat dari bahan dasar kayu, namun karena material kayu mudah lapuk dan rusak, maka kemudian dibangunlah sebuah jembatan yang menggunakan bahan beton sebagai pondasinya sehingga diharapkan mempunyai ketahanan dan kekuatan yang lebih baik.

Cerita yang beredar di masyarakat tentang Jembatan cinta, adalah tentang mitos cinta abadi buat pasangan yang menyeberangi jembatan ini, dari pulau Tidung kecil ke pulau Tidung besar atau sebaliknya. Dan juga tentang mitos melompat dari jembatan cinta kedalam air laut, maka orang yang belum mendapat jodoh akan segera menemukan pasangan cinta sejatinya setelah melakukan lompatan tersebut.

Maka tak heran wisatawan kebanyakan selalu tertantang dan menyempatkan diri untuk melompat dari Jembatan Cinta ini, atau pun hanya untuk sekedar untuk berfoto dari atas jembatan. Bahkan fakta yang ada, seringkali jembatan cinta ini dijadikan tempat untuk menyatakan cinta, melamar sampai foto pra wedding.

Terlepas dari benar atau tidaknya mitos tersebut Kita harus tetap percaya bahwa jodoh merupakan karunia Sang Pencipta. Namun juga Kita tetap harus mengakui, bahwa Jembatan Cinta di Pulau Tidung memang menghadirkan sebuah eksotisme dan kecantikan. Dimana saat menjelang terbenamnya matahari, sinar matahari yang berwarna keemasan dan birunya air laut seakan menyelimuti dan menyapa para wisatawan yang datang ke Pulau Tidung.

 

 
 

ARTIKEL LAIN YANG SERUPA :

Previous post:

Next post: