Kabupaten Kepulauan Seribu Akhirnya Punya Logo

by sheilatour on November 15, 2017

Pulau Seribu Jakarta, Kabupaten Administratif Kepulauan Seribu akhirnya memiliki identitas berupa logo setelah genap berusia 16 tahun didirikan.

Peluncuran logo Kabupaten Administratif Kepulauan Seribu dilakukan langsung oleh Bupati Kepulauan Seribu Irmansyah bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan pada puncak acara perayaan HUT ke-16 Kabupaten Administratif Kepulauan Seribu di Pulau Pramuka, Sabtu (11/11/2017).

Logo baru Kabupaten Administratif Kepulauan Seribu itu digambarkan seekor Burung ELANG BONDOL yang tengah membawa buah sukun duri di kakinya tengah terbang melintasi sebuah jembatan. Di bawah jembatan, terdapat ikan yang berjumlah sembilan ekor. Logo itu dibuat dengan latar sunrise.

Bupati Irmansyah menjelaskan makna dari logo tersebut. Pada intinya, kata Irmansyah, apa yang dilukiskan di logo tersebut merupakan elemen-elemen yang ada di Kepulauan Seribu.

Burung elang laut, katanya, masih banyak dijumpai di Pulau Kotok. “Lebar sayapnya bisa mencapai dua meter,” kata Irmansyah. Di Jakarta, burung elang laut hanya bisa dijumpai di Pulau Kotok.

Burung elang laut itu digambarkan tengah mencengkeram buah di bagian kakinya. Buah itu menurut Irmansyah yang baru tiga bulan menjabat sebagai Bupati Kepulauan Seribu adalah buah sukun duri, yang merupakan buah khas Kepulauan Seribu yang tidak ditemukan di daratan Jakarta.

Burung elang laut tersebut digambarkan tengah terbang melintasi sebuah jembatan. Mantan Wakil Walikota Jakarta Selatan ini menjelaskan, jembatan tersebut adalah Jembatan Cinta yang terdapat di Pulau Tidung, dan telah menjadi ikon tersendiri.

Di bawah jembatan dilukiskan ikan yang berjumlah sembilan ekor, yang bermakna tanggal kelahiran Kabupaten Administratif Kepulauan Seribu yaitu tanggal 9. Pada Kamis (9/11/2017), Kabupaten Administratif Kepulauan Seribu didirikan pada tanggal 9 November 2001.

Sedangkan latar logo yang mengambil warna sunrise, bermakna semangat masyarakat Kepulauan Seribu yang selalu baru,” kata Irmansyah.

Pada bagian atas, terdapat tulisan Berdaya Sehati yang artinya Budaya Bersih dan Sehat Senyum. “Kebersihan menjadi salah satu kunci dalam pengembangan pariwisata di Kabupaten Kepulauan Seribu. Kita coba terus tanamkan budaya kebersihan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Alhamdulillah, masyarakat kini sudah memiliki kesadaran yang tinggi untuk selalu menjaga kebersihan di lingkungannya masing-masing,” Irmansyah menambahkan.

Previous post:

Next post: