3 Pulau Instagrammable Tidak Berpenghuni di Pulau Seribu

by sheilatour on July 23, 2018

3 Pulau Instagrammable Tidak Berpenghuni di Pulau Seribu

Pulau Seribu mempunyai banyak pulau. Dari sekian banyak pulau yang populer, masih ada beberapa pulau tak berpenghuni yang masih perawan. Pulau-pulau ini tidak berpenghuni ini sering di kunjungi hanya untuk snorkling dan menikmati keindahaan alamnya, sebagai berikut :

1. Pulau Dolphin

Pulau Dolphin berada di kawasan Pulau Kelapa Kepulauan Seribu Utara. Pulau tidak berpenghuni memiliki pantai perawan, tanpa fasilitas juga tanpa dermaga labuh untuk kapal. Semua fasilitas disediakan langsung oleh alam, keindahan, alami, bersih, juga keanekaragaman pesona bawah lautnya.

Pulau Dolphin ini menjadi salah satu spot camping bagi blackpackers, karena memiliki pesona tepi pantai terbaik di Kepulauan Seribu dengan pasirnya yang putih, dan kontur pantainya yang landai, Pulau Dolphin juga di kelilingi oleh spot snorkeling dan pulau-pulau tak berpenghuni lain yang cantik. Temukanlah batasan laut dalam di sekitar pulau saat bersnorkeling, jika beruntung kamu dapat menemukan nemo di terumbu karang yang masih hidup atau bahkan penyu.

jika kamu berharap suatu ketenangan dari suatu tempat yang tidak jauh dari kota, Pulau Dolphin mungkin bisa menjawabnya. Seperti layaknya pulau di Kepulauan Seribu lainnya. Lokasinya tidak jauh dari kota namun jauh dari hiruk-pikuk kota. Pulau Dolphin, salah satu gugusan Kepulauan Seribu ini adalah salah satu pulau tak berpenghuni yang benar-benar tidak berpenghuni.
2. Pulau Tongkeng

Pulau Tongkeng adalah Pulau konservasi seluas 3,36 Ha ini secara administratif termasuk kelurahan dari Pulau Kelapa yang merupakan Pulau Konservasi Zona Pemanfaatan Wisata Taman Nasional yang tidak berpenghuni.

Pulau Tongkeng memiliki hamparan pasir putih dengan air laut yang jernih ditambah yang menariknya pemandangan bawah laut yang sangat indah, Pulau ini yang nampak asri dan indah ini banyak kaya vegetasi ditumbuhi pepohonan yang lebat dan rimbun, menandakan bahwa Pulau ini sangat subur. Pohon penghuni yang dapat dilihat di Pulau ini adalah pepohonan yang banyak dijumpai di pinggir pantai seperti Bakau, Cemara Laut, Kelapa, Pandan Laut dan Nyamplung.

Gugusan karang berwarna-warni nampak terlihat jelas dari atas perahu. Bahkan ada yang warnanya biru. Airnya yang jernih seakan menjadi lapisan transparan di atas karang. Ombak yang bergerak seperti melihat lapisan jelly bening yang berisi karang. sehingga pulau tongkeng ini dijadikan spot terbaik untuk snorkling. menjelajahi dasar laut memberi kesan tersendiri karena yang ditumbuhi banyaknya terumbu karang hidup dan ikan hias yang berwarna-warni.
3. Pulau Onrust

Pulau Onrust merupakan pulau di kepulauan seribu yang banyak nilai sejarahnya, onrust yang berarti tidak pernah berisitirahat. memang benar, pada zaman pemerintahan Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) pulau ini terus dipaksa bekerja. Pulau ini pernah menjadi karantina jemaah haji. Bukan karena penyakit, namun VOC tak ingin para jemaah yang jumlahnya mencapai puluhan ribu orang menyebarkan semangat melawan kolonial di Tanah Air.

Berbagai peninggalan Belanda yang menyimpan sejarah dan misteri banyak terdapat di pulau ini. Di antaranya kuburan kembar yang sampai saat ini masih belum jelas kepunyaannya. Ada juga benteng dengan bastionnya dan pelabuhan kuno, serta sumur tua yang tentunya sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda.

Pulau ini kemudian terbengkalai dan dianggap tak bertuan hingga tahun 1968 terjadi pembongkaran dan pengambilan material bangunan secara besar-besaran oleh penduduk atas izin kepolisian setempat. Sampai kemudian tahun 1972 Gubernur DKI Jakarta kala itu mengeluarkan SK yang menyatakan Pulau Onrust sebagai pulau bersejarah.

Kini, Onrust tak lagi bekerja keras. Pulau ini seakan mengajak wisatawan yang datang untuk bersenang-senang, Kincir angin replika yang pernah dibuat VOC menyambut kedatangan para wisatawan setelah menginjakkan kaki di dermaga menikmati wisata sejarah dan keindahan alamnya.

Previous post: